JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah, Rasfiuddin Sabaruddin, menegaskan peran Pemuda Hidayatullah sebagai inkubator kepemimpinan masa depan organisasi. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pembukaan Musyawarah Nasional Pemuda Hidayatullah ke-IX yang digelar pada 8–11 Januari 2026 di Jakarta.
Rasfiuddin menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, keterlibatan kader pemuda dalam struktur Dewan Pengurus Wilayah dan Dewan Pengurus Daerah Hidayatullah menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa fungsi kaderisasi kepemimpinan mulai berjalan secara nyata.
Ia menyampaikan bahwa banyak kader pemuda telah dipercaya untuk terlibat aktif dalam struktur induk organisasi. “Banyak kader pemuda yang sudah terlibat aktif di struktur induk organisasi. Ini sekaligus menjadi tantangan agar kita mampu menjawab kepercayaan para senior dengan kinerja dan kontribusi terbaik,” katanya.
Dalam konteks ini, Munas diposisikan sebagai ruang evaluasi sekaligus penguatan kapasitas kepemimpinan pemuda. Rasfiuddin menilai bahwa keberlanjutan organisasi sangat ditentukan oleh kesiapan generasi mudanya dalam mengemban amanah struktural dan menjalankan tanggung jawab organisasi secara profesional.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan pemuda tidak hanya berkaitan dengan posisi struktural, tetapi juga dengan kemampuan menghadirkan gagasan, mengelola program, serta menjaga nilai-nilai organisasi. Oleh karena itu, proses kaderisasi perlu terus disempurnakan agar mampu menjawab kebutuhan organisasi di masa depan.
Tema Munas Pemuda IX, Pemuda Berdaya Indonesia Emas 2045, menurut Rasfiuddin, relevan dengan upaya menyiapkan pemimpin yang berdaya saing dan memiliki orientasi kebangsaan. Pemuda diharapkan tidak hanya aktif dalam ruang internal organisasi, tetapi juga siap mengambil peran strategis di tengah masyarakat.
Rasfiuddin juga mengingatkan pentingnya kesinambungan gagasan antargenerasi. Ia berharap kader muda yang mendapat amanah kepemimpinan mampu melanjutkan kerja-kerja strategis yang telah dirintis sebelumnya. Dengan demikian, Pemuda Hidayatullah dapat terus bergerak maju tanpa kehilangan arah dasar perjuangannya.
Melalui Munas ini, Pemuda Hidayatullah diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai ruang pembinaan pemimpin masa depan. Forum musyawarah nasional tersebut menjadi bagian dari proses institusional untuk memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan secara terencana dan berkesinambungan.
AZIM ARRASYID
