BSW0TpYiGSY8GUroTUOoGfMiBA==
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

Relawan Afrika Ikuti Pelatihan Pencegahan Stunting Bersama BMH dan UI, Libatkan Akademisi Internasional


REPORTER.ASIA --
Kolaborasi antara Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Hidayatullah (Laznas BMH) dan Kelompok Klaster Riset Kesejahteraan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Universitas Indonesia menghadirkan pelatihan produksi, pemasaran, dan pengemasan tepung tulang ikan kakap merah di Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, Selasa (23/6/2026). 

Pelatihan diikuti oleh 25 kader Posyandu dan PKK Kelurahan Pluit. Selain peserta dari masyarakat setempat, kegiatan juga melibatkan relawan mahasiswa asing yang berasal dari berbagai negara berkembang di kawasan Afrika. Kehadiran peserta internasional memberikan ruang pertukaran pengalaman mengenai pengembangan program berbasis masyarakat.

Sebagai narasumber, panitia menghadirkan Professor Manohar Pawar dari Charles Sturt University, Australia, Professor Fentiny Nugroho dari Universitas Indonesia, Hasmirawati selaku Ahli Gizi Puskesmas Kelurahan Pluit, serta Tim Bumi Kreatif Institute Jakarta.

Materi pelatihan disusun secara bertahap mulai dari edukasi mengenai pentingnya gizi, praktik pembuatan tepung tulang ikan kakap merah, teknik pengemasan produk, strategi pemasaran digital, hingga pengolahan tepung menjadi berbagai produk makanan siap saji. Seluruh sesi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam praktik langsung.

Professor Fentiny Nugroho menegaskan bahwa kegiatan tersebut diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak.

"Kita ingin memastikan bahwa anak-anak kita dapat tumbuh sehat, cerdas, terbebas dari stunting," ujar Prof. Fentiny.


Sementara itu, Humas BMH Pusat, Syamsuddin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperluas penerapan inovasi tepung tulang ikan kakap merah di berbagai wilayah.

"Kegiatan sosialisasi dan pelatihan hari ini juga sebagai upaya untuk mendukung inovasi dan pemanfaatan tepung tulang ikan kakap merah ini dapat direplikasi di banyak tempat, dimulai dari Kelurahan Pluit, hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Termasuk ke negara-negara berkembang melalui relawan mahasiswa asing yg juga hadir dalam pelatihan ini," kata Syamsuddin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan.

"Baitul Maal Hidayatullah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi: Univ Indonesia, Paragon Corp, PLN dan Kelurahan Pluit Jakarta," ungkapnya.

Pelatihan ini menjadi bagian dari sinergi berbagai lembaga dalam mengembangkan inovasi pangan berbasis masyarakat yang diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas.

YUDI DARHAM

Type above and press Enter to search.