REPORTER.ASIA -- Penguatan bahasa Arab sebagai bahasa pembelajaran dan komunikasi santri menjadi fokus kunjungan CEO Iqra Arabia Company dari Universitas Umm Al-Qura, Makkah, Syeikh Dr. Abdullah Bawazier, ke Ma’had Ar Rohmah Bogor, Sabtu (10/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas sosialisasi program belajar bahasa Arab Iqra Arabiyah sekaligus penjajakan kerja sama pendidikan antara kedua institusi.
Bertempat di SMP-SMA Ar Rohmah Bogor IIBS, Jalan Veteran III Tapos, Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, kunjungan ini diikuti santri dan para guru. Syeikh Dr. Abdullah Bawazier diterima Ustadz Marzan Safrudin, S.Pd.I., M.Pd., S.BA., C.MBA., selaku Direktur Ma’had Ar Rohmah Bogor.
Bagi Ar Rohmah, penguatan bahasa Arab berkaitan erat dengan orientasi pendidikan Islam komprehensif yang dikembangkan lembaga tersebut. Konsep Comprehensive Islamic Education memadukan kurikulum nasional, kurikulum khas kepesantrenan berbasis tauhid, dan kurikulum internasional.
Penguasaan bahasa Arab diharapkan menjadi salah satu penopang integrasi ketiga unsur pendidikan tersebut. Marzan menyambut gembira kunjungan tersebut dan berharap program Iqra Arabiyah memperkuat lingkungan pembelajaran bahasa Arab di pesantren.
Ia juga menyampaikan harapan agar Ar Rohmah dapat berkembang menjadi rujukan pendidikan Islam di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu Syeikh Dr. Abdullah Bawazier menyampaikan apresiasi atas berbagai terobosan Ar Rohmah Bogor IIBS dalam memajukan ekosistem pendidikan terutama dalam bidang bahasa asing khususnya Arab.
“Semoga Ma'had ini bisa menjadi percontohan di tingkat nasional maupun internasional dan menjadikan bahasa Arab menjadi bahasa sehari-hari para santri,” ujar kata Syeikh Abdullah Bawazier.
Ia juga berharap penguatan kemampuan bahasa Arab membuka peluang bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Umm Al-Qura, Makkah.
Marzan pun menyambut baik peluang tersebut. Menurutnya, penjajakan kerja sama ini kian meneguhkan bahasa Arab yang bukan semata sebagai mata pelajaran, melainkan sebagai kompetensi akademik yang dapat memperluas akses pendidikan tinggi dan interaksi internasional.
Ia turut menyampaikan rencana kunjungan balasan dari Ar Rohmah Bogor pada 17 November mendatang. Menurut Marzan, kunjungan itu direncanakan dirangkaikan dengan program talaqqi Al-Qur’an serta perjalanan umrah melalui Mesir, Makkah, dan Madinah.
Melalui penguatan program Iqra Arabiyah, Ar Rohmah Bogor berupaya menghubungkan pembelajaran di lingkungan pesantren dengan peluang studi lanjutan di perguruan tinggi domestik dan mancanegara.
